<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Spiritual Surya chandra</title>
	<atom:link href="http://suryachandra.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suryachandra.wordpress.com</link>
	<description>Melayani Pengobatan medis dan non medis</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Sep 2011 00:58:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='suryachandra.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Spiritual Surya chandra</title>
		<link>http://suryachandra.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://suryachandra.wordpress.com/osd.xml" title="Spiritual Surya chandra" />
	<atom:link rel='hub' href='http://suryachandra.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Artikel oleh Dr Yuda Taruna,Sp</title>
		<link>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/04/artikel/</link>
		<comments>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/04/artikel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 06:24:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suryachandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan alternatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/04/artikel/</guid>
		<description><![CDATA[KIAT HIDUP SEHAT DENGAN BERPIKIR POSITIF Oleh: Dr. Yuda Turana, Sp &#160; Kita sudah ketahui bahwa begitu besar pikiran terhadap fisik kita . Dalam dunia medis hal ini disebut sebagai psikoneuroimunologi. Sebagai contoh : saat kita melihat sesuatu yang menjijikkan mungkin kita akan merasa mual dan muntah, hal ini bukan berarti mual dan muntah karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=25&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="100%">
<tr>
<td class="wj">
<p align="justify"> 					<b><span style="text-transform:uppercase;">KIAT HIDUP SEHAT  DENGAN BERPIKIR POSITIF</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td class="wn">
<p align="justify"> 					Oleh: Dr. Yuda Turana, Sp</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td class="wn">
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="left">Kita sudah ketahui bahwa begitu besar pikiran terhadap fisik kita . Dalam dunia medis hal ini disebut sebagai psikoneuroimunologi. Sebagai contoh : saat kita melihat sesuatu yang menjijikkan mungkin kita akan merasa mual dan muntah, hal ini bukan berarti mual dan muntah karena lambung yang sakit, namun karena pikiran negatif kita mempengaruhi lambung sehingga timbul rasa mual dan muntah. Begitu juga saat kita melihat sesuatu yang menakutkan mungkin jantung kita akan berdebar-debar atau mungkin juga sampai pingsan, hal ini juga bukan karena fungsi jantung yang tidak normal, namun lebih pada pikiran negatif kita yang mempengaruhi fungsi jantung. Saya mau bilang di sini bahwa begitu besar pikiran negatif mempengaruhi fungsi organ kita, Nah begitu juga dengan pikiran positif akan membantu jantung dan lambung anda untuk lebih rileks</p>
<p>Dalam kehidupan kita pasti kita pernah marah. Saat marah jantung akan berdetak lebih cepat dan adanya perubahan metavbolisme di tubuh.  Amarah merupakan pikiran negatif utama yang dapat menyebabkan kematian, tak heran serangan jantung atau stroke terjadi saat seseorang sedang marah. Contoh kasus berikut dapat menggambarkan situasi kemarahan tersebut : Beberapa waktu yang lampau , kata pria itu,tubrukan ringan di salah satu sisi mobilnya menjurus pada pengalaman yang sia sia dan mengecewakan. Setelah menempuh birokrasi asuransi yang tdk kunjung usai dan proses reparasi yang malah merusak mobilnya, ia malah jadi berhutang banyak. Itupun bukan kesalahannya. Begitu jengkelnya ia, sehingga setiap kali ia naik mobil itu merasa muak. Akhirnya karena frustasi ia menjual mobil itu. Bertahun-tahun kemudian, kenangan itu masih membuat pria itu pucat saking marahnya. Hal ini merupakan bagian sesi wawancara pada penelitian terhadap orang-orang yang pernah mengalami serangan jantung, dan saat menceritakan hal ini terjadi penurunan pemompaan jantung sebesar 5- 7 % ( bisa dibayangkan saat kejadian tubrukan penurunan pemompaan jantung pasti lebih besar dari itu !).  penelitian SUMS  pada 1012 pria dan wanita  yang dilakukan pemantauan selama 8 tahun  menunjukkan pria yang paling agresif dan paling suka bermusuhan  mempunyai risiko tinggi serangan jantung ke 2. Penelitian  lain  pada 929 pria  dengan  pemantauan selama 10 tahun  menunjukkan  sifaf  pemarah 3 kali risiko serangan jantung , menjadi 5 kali bila kholesterol tinggi.</p>
<p>Apakah amarah diungkapkan atau tidak, adalah hal yang tidak penting dibandingkan dengan apakah amarah itu kronis atau tidak.<br />
Sikap amarah kronis : sinisme, curiga terus menerus, melontarkan celaan, ketersinggungan dan amarah secara terbuka<br />
Konsep berpikir positif yang dapat diterapkan adalah sebagai berikut :<br />
BILA KITA MEMPUNYAI SUATU PROBLEM DAN PROBLEM ITU TIDAK BISA KITA UBAH MAKA YANG HARUS KITA UBAH ADALAH SIKAP KITA TERHADAP PROBLEM TERSEBUT<br />
Contoh : saat anda akan berangkat ke kantor untuk suatu rapat yang sangat penting karena anda akan dipromosikan. Anda sudah berangkat dari pagi, mempersiapkan segala bahan presentasi, dan anda sudah pula diingatkan oleh atasan anda untuk jangan telat. Dalam perjalanan semuanya berjalan lancar, namun ternyata ada truk gandeng terbalik di jalan utama!. Jalanan macet total , tidak bergerak, tidak ada jalan alternatif yang bisa diambil. 30 menit berlalu, tetap tidak bergerak, anda mulai cemas gelisah , anda akan terlambat. Pasti terlambat!. Anda mempunyai problem saat itu , bahwa truk terbalik dan jalanan macet, apakah anda bisa mengubah problem tersebut ? sudah pasti tidak, dan anda pasti terlambat dengan segala risikonya. Pada situasi tersebut yang anda harus ubah adalah sikap anda. Rasa cemas, kuatir , kecewa tidak akan membuat kemacetan berubah dan persoalan berubah. Namun dalam situasi tersebut ubahlah sikap anda menjadi positif seperti : dengarkan musik yang anda sukai , mungkin dapat berbaring sesaat di mobil ( karena bangun pagi terlalu dini ) dsb.</p>
<p><b>Sebagai penutup :<br />
</b><br />
SAYA MENANGIS KARENA SAYA TIDAK PUNYA SEPATU SAMPAI SAYA MELIHAT ORANG YANG TIDAK MEMPUNYAI KAKI ( dengan bahasa lain : saat saya tidak mempunyai sepatu : saya bisa bersedih  atau tetap bersyukur, tergantung dari sudut mana anda memandang )</td>
</tr>
<tr>
<td class="wn">
<p align="right">&nbsp;</p>
</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suryachandra.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suryachandra.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suryachandra.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suryachandra.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suryachandra.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suryachandra.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suryachandra.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suryachandra.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suryachandra.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suryachandra.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suryachandra.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suryachandra.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suryachandra.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suryachandra.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suryachandra.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suryachandra.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=25&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/04/artikel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6dfff959b05e3ddc809b2d1a8615c4e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suryachandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa itu Kundalini</title>
		<link>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/apa-itu-kundalini/</link>
		<comments>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/apa-itu-kundalini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 08:46:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suryachandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Kundalini]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal charka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryachandra.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[ALIRAN TENAGA HAYAT – KUNDALINI Kundalini merupakan potensi kerohanian yang terpendam, terletak dalam kedudukan seperti lingkaran ular pada dasar tulang belakang. Ia bergulung naik seperti ular dan memasuki sistem chakra melalui chakra dasar. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kesedaran ; proses menaiki melalui chakra-chakra hingga ke chakra mahkota dan penyambungan di antaranya disebut kebangkitan Kundalini. Bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=16&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p class="ww-bodytext2"><img src="http://suryachandra.files.wordpress.com/2008/04/kundalini1.gif?w=477" alt="kundalini1.gif" /></p>
<p class="ww-bodytext2"><b><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">ALIRAN TENAGA HAYAT – KUNDALINI</span></b><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Kundalini merupakan potensi kerohanian yang terpendam, terletak dalam kedudukan seperti lingkaran ular pada dasar tulang belakang. </span><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Ia bergulung naik seperti ular dan memasuki sistem chakra melalui chakra dasar. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Tujuannya adalah untuk membangkitkan kesedaran ; proses menaiki melalui chakra-chakra hingga ke chakra mahkota dan penyambungan di antaranya disebut kebangkitan Kundalini.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Bagi kebanyakkan orang, aliran Kundalini hanyalah aliran yang perlahan dan kecil tetapi apabila telah bangkit akan meningkatan kesedaran, ia bangkit sebagai satu arus yang besar dan kuat dan mengaktifkan chakra-chakra. Pengaktifan ini mengakibatkan chakra lebih berkembang dan frekuensinya menjadi lebih cepat. Dalam arti kata lain, Kundalini membekalkan chakra-chakra dengan getaran yang diperlukan oleh manusia sewaktu berlakunya evolusi dalam usaha mendapatkan kepelbagaian tenaga dan keupayaan material, dan untuk diintegrasikan dalam kehidupan seharian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Lebih banyak kesedaran yang dilalui oleh seseorang, lebih terbuka dan lebih aktif chakra-chakranya, dan lebih banyak Kundalini boleh memasukinya sebagai aliran arus besar dan kuat, lebih banyak baik, chakra-chakra akan lebih terlaras (in tune), yang mana membawa kepada kesedaran yang lebih dalam lagi. Dengan cara ini, kita mula mengikis dan menghilangkan halangan dan sekatan yang ada pada chakra-chakra dan seterusnya meniti laluan menuju kebangkitan kesedaran yang tinggi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Kundalini juga umpama penghubung komunikasi antara semua 7 chakra utama. Saling membantu, menyokong, menolong antara setiap chakra dalam mengekalkan potensi chakra-chakra dalam menentukan tahap tenaga yang berkait rapat dengan kesehatan fisik, mental, emosi dan kerohanian seseorang. Peningkatan kecerdasan energi pada jaluran tenaga kundalini akan mempengaruhi kesan kesemua chakra yang seterusnya mempengaruhi tahap kesihatan fisik, mental, emosi dan spiritual seseorang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Keaktifan aliran turun-naik inilah yang meningkatkan kesedaran spiritual, emosi, mental dan fisik seseorang. Kehebatan seseorang itu sebenarnya bergantung kepada keaktifan dan pembukaan chakra-chakranya serta kecerdasan aliran arus kundalininya. Kesempurnaan pengaliran kundalini bukan saja dapat membangkitkan tenaga seseorang, malah ia juga dapat memecah tenaga-tenaga yang terbeku atau tersumbat (‘chakra blockages’). Energy negatif yang membeku sering menghambat jalan kehidupan dan nasib seseorang. Kundalini akan mampu memecah energy negatif hingga berbentuk cristal-cristal atau melekul-melekul kecil dan keluar melalui keringat, kencing atau kotoran. Jika energy negatif ada pada pikiran atau memory otak, akan keluar melalui mimpi dan fresh kembali memori otak sehingga merasakan nyaman. Energy negatif sangat mudah melekat pada memory otak, atau di sumsum tulang karena perbuatan manusia itu sendiri. Ketika energy negatif menumpuk akan menutup energy positip dan cendrung akan menimbulkan efek kurang baik dalam tubuh, pikiran dan perbuatan manusia itu sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Kebangkitan kundalini dapat dilakukan dengan latihan pernafasan, yoga dan meditasi dari bimbingan guru yang dikendalikan dengan kesungguhan dan sempurna. Tentunya dengan bantuan seorang ’master’, seseorang dapat melakukan ini dengan mudah dan berkesan setelah memahami teori dan kaedahnya. Rasa kehangatan dan sensasi panas dapat dirasai sepanjang bahagian tulang belakang tubuh apabila melakukan latihan kebangkitan kundalini. Tubuh akan merasa Relax dan bertenaga disamping daya ketajaman tubuh semakin tajam. Gerak rasa dan hati seseorang juga bakal meningkat hasil dari kebangkitan kundalini</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';">Energy negatif mudah didapat dan sukar sekali hilang, sebaliknya energy positif sukar didapat dan mudah hilang. Orang-orang penekun spiritual mengatakan…<b>” hanya butuh belajar semalam bisa menjadi leak (setan) tapi  belajar puluhan tahun untuk menjadi dewa….” </b><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:'Century Gothic';"> </span></p>
<p>[<i>Suber: dari berbagia litelatur</i>]</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suryachandra.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suryachandra.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suryachandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suryachandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suryachandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suryachandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suryachandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suryachandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suryachandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suryachandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suryachandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suryachandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suryachandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suryachandra.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suryachandra.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suryachandra.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=16&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/apa-itu-kundalini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6dfff959b05e3ddc809b2d1a8615c4e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suryachandra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suryachandra.files.wordpress.com/2008/04/kundalini1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">kundalini1.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekilas tentang Leak</title>
		<link>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/sekilas-tentang-leak/</link>
		<comments>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/sekilas-tentang-leak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 08:40:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suryachandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Potret Sekitar Kita]]></category>
		<category><![CDATA[calonarang]]></category>
		<category><![CDATA[desti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/sekilas-tentang-leak/</guid>
		<description><![CDATA[  [Toton videonya ] Leak, sebuah fenomena mistis di Bali. Sepanjang waktu selalu menjadi pergunjingan. Bahkan tak jarang saling tuduh kerap terjadi. Si anu bisa nge-leak, I dadong (nenek) anu sakti dan sebagainya. Tanpa sadar, dengan berlaku seperti itu sebenarnya mereka sedang dan telah melakukan pengleakan. ASAL USUL DAN FILOSHOPI LEAK Asal usul ilmu pengeleakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=14&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<div class="snap_preview"><span style="font-weight:bold;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/sekilas-tentang-leak/"><img src="http://img.youtube.com/vi/amIA6TOgJZQ/2.jpg" alt="" /></a></span> </span></div>
<div class="snap_preview"><span style="font-weight:bold;"></span></div>
<div class="snap_preview"><span style="font-weight:bold;">[Toton videonya ]</span></div>
<div class="snap_preview"><span style="font-weight:bold;">Leak</span>, sebuah fenomena <span style="font-style:italic;">mistis</span> di Bali. Sepanjang waktu selalu menjadi pergunjingan. Bahkan tak jarang saling tuduh kerap terjadi. Si anu bisa nge-leak, I dadong (nenek) anu sakti dan sebagainya. Tanpa sadar, dengan berlaku seperti itu sebenarnya mereka sedang dan telah melakukan pengleakan.<span class="fullpost"></span></div>
<div align="left" class="snap_preview">
<div align="left"><span class="fullpost"></p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-weight:bold;">ASAL USUL DAN FILOSHOPI LEAK</span></div>
<p></span></div>
<p><span class="fullpost"></span></div>
<p class="snap_preview"><span class="fullpost">Asal usul ilmu pengeleakan bisa dirujuk dalam sebuah ritual bathin yang disebut tapa. Tapa identik dengan api, kekuatan. Apakah kekuatan itu untuk membakar ego guna perolehan keinsyafan diri atau sebaliknya untuk mengumbar ego membakar subyek yang amat dibenci. Sekali lagi, tapa adalah api atau energi berhawa panas. Mereka yang menyimpan (mengekang) nafsu atau emosi negatifnya sedemikian rupa, apabila “diledakkan” dengan cara tertentu dapat menimbulkan api tapas , meski dalam alur yang menyimpang.</span></p>
<p class="snap_preview">Bertolak dari prinsip ini, Calon Arang (Randa Dirah) tokoh sentral dalam jagat perleakan di Bali diyakini telah melakukan praktek <span style="font-weight:bold;">“tapa kebencian”</span> dan menyalurkan hasil tapanya itu secara ghaib menjadi apa yang disebut <span style="font-weight:bold;">LEAK</span>. Kemampuan Calon Arang mengekang kebencian dan dendamnya (tapa) melahirkan api (energi panas). Inilah sebabnya Ilmu Leak versi Calon Arang dasar perwujudannya tampak sebagai api (ngendih). Dan tentu saja, api leak semacam itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap mereka yang juga memiliki api sejenis dari tipe dan kualitas yang lebih baik yakni api spiritual. Sebab itu, Mpu Bharadah, Mpu Bahula atau Raja Airlangga (Mpu Jatayu) yang mewakili kekuatan “api spiritual” tidak mempan oleh serangan kebencian yang terpancar dari api tapas Rondo Dirah. Ini pulalah makna keputusan Bhatari Durga yang mengijinkan Walu Nateng Dirah menebar kekuatan pedestian-nya hanya berlaku untuk masyarakat “pinggiran” saja, tidak dapat memasuki “ibukota kerajaan” yang dipimpin Airlangga. Pinggiran disini maksudnya adalah mereka yang berpandangan “keluar” (duniawi) melekat kepada kesenangan material; cinta akan tahta, keserakahan dan sejenisnya. Sedangkan ibukota kerajaan menyimbolkan mereka yang berpandangan “kedalam”, yakni para penekun jalan keinsyafan diri atau para penapak jalan spiritual dan kesucian Tuhan itu sendiri. Bagaimanapun juga, api tapa spiritual jauh lebih cemerlang dari api tapa kebencian. Dewi Durga (Bhairavi) adalah manifestasi illahi yang merupakan sumber kedua jenis api tapa itu. Salah seorang penekun spiritual yang tidak ingin disebut namanya mengatakan.<br />
<span style="font-weight:bold;"></span></p>
<blockquote class="snap_preview"><p>“….Semasih ada rasa tertindas yang melahirkan kebencian dan dendam, semasih ada nafsu birahi yang menggebu dan menuntut pemuasan dan semasih ada kemarahan terpendam yang menuntut pembalasan, jika semua itu cukup untuk melahirkan penghancuran, maka apa yang disebut LEAK pasti tetap eksis…”</p></blockquote>
<p class="snap_preview">Dalam dunia modern sekarang ini, Dalam cerita Calon Arang hanyalah subyek pencetus dan simbolisme yang mewakili rasa ketidak puasan yang super lengkap semacam itu. Ia adalah Ratu Permaisuri yang sedang berkuasa tapi ia dibuang seperti sampah hingga terlunta ke tepi pengasingan. Ia harus puas sebagai mantan ratu menerima predikat janda (rondo) yang memalukan. Anak satu satunya,yang seharusnya menjadi ahli waris tahta kerajaan adalah seorang wanita bernama Ratna Mengali, pun ikut dicampakkan. Masyarakat kala itu menghukumnya dengan tidak menunjukkan rasa emphati kepada mereka. Disaat usia Ratna Mengali sudah cukup untuk menjadi seorang ibu rumah tangga yang layak, tak seorangpun pria mau mendekatinya apalagi melamarnya. Bisa dibayangkan seorang Ibu yang sedang sebatang kara yang menyayangi anak tunggalnya menerima perlakuan semacam itu, terlebih ia mantan permaisuri Raja Dirah. Siang malam ia memendam api kebenciannya kepada semua orang. Itulah tapa hebat yang dilakukan Rondo Dirah.</p>
<p class="snap_preview">Maka ia sampai ke Durgaloka yakni Pura Dalem ( inner power, konsentrasi api energi dalam tubuh) dan melupakan segalanya. Tujuannya hanya satu; balas dendam melampiaskan kebencian yang tak terbendung lagi. Kebencian yang mendalam dari Calon Arang ini juga layak disebut tapa dan karena itu, Dewi Durga yakni api kesadaran bathin yang dahsyat (cid-aghni, api tapas) berkenan memberikan anugerah-Nya. Karena api itu lahir dari motif kebencian, tidak ayal lagi kualitas api yang diterimanya agak rusak (ugig) dan akhirnya, terbukti memang merusak. Api semacam itu (ditambah sedikit “bumbu” dari ajaran tantrik) merupakan bahan baku (raw material) proses menebar petaka dalam kehidupan yang disebut desti, teluh dan teranjana. Teknik pengolahan api tapa “jalur kiri” seperti versi Rondo Dirah itu banyak dibahas dalam ajaran tantra wamamarga. Salah satu contohnya adalah pewisik yang diterima Calon Arang agar berhasil merubah wujud (malin rupa) seperti berikut :</p>
<p class="snap_preview">Iki tingkahe mangda dadi binarupa,katon dening wong sabumi; iki pradatanya,away hima hima ring payogan.Sane metu ring sarira gnahnya mider bwana,lwirnya :<br />
Papusuwan ngaran purwa,ika dadi lembu Peparu dadi singa,kelod kangin<br />
Atine dadi barong,kelod unggwanya<br />
Usus agung dadi warak,kelod kawuh unggwanya<br />
Ungsilane dadi nagha pasa,kawuh unggwanya<br />
Amprune dadi raksasa,kaja unggwanya<br />
Jajaringane dadi garuda kaja kangin unggwanya<br />
Tumpukan papuswane dadi kala mretyu,ring madya unggwanya</p>
<p class="snap_preview">Yang artinya : (Edit)</p>
<p class="snap_preview">Sayangnya, sebagian orang selalu “memojokkan” Randa Dirah sebagai biang kerok Aji Ugig (leak), sementara banyak orang tanpa sadar juga sedang melakukan praktek tapa sejenis seperti yang dilakukan Randa Dirah. Dijaman Kali ini banyak orang mengaku takut terhadap leak meskipun dia sesungguhnya adalah juga pengikut Calon Arang.. Mereka “diam diam” pergi ke pura atau tempat tempat keramat,petilasan,makam “mbah sakti” dan sebagainya, bukan untuk menyembah Hyang (memuja,memuliakan dan bersyukur kehadapan Hyang Widhi) melainkan untuk mendoakan (baca; meminta) agar jabatannya langgeng (baca; orang lain tidak perlu naik pangkat),agar usahanya laris dan maju (baca; agar orang yang melakukan usaha sejenis bangkrut). Jika hal hal semacam itu mereka pikirkan terus menerus sampai tidak bisa tidur,tak ayal lagi mereka adalah pengikut setia Calon Arang alias <b>“leak leak berdasi”</b> (baca : leak matah). Jadi kenapa harus takut dan memojokkan Randa Dirah dan leaknya? Pertanyaannya?</p>
<div style="text-align:center;" class="snap_preview"><span class="fullpost"><span style="font-weight:bold;">APAKAH LEAK TETAP EKSIS</span></span>..?</div>
<p class="snap_preview"><span class="fullpost">Diatas telah saya simpulkan bahwa semasih ada kebencian dan dendam yang perlu dilampiaskan,semasih ada nafsu birahi yang menuntut pemuasan dan semasih ada kemarahan terpendam yang menuntut pembalasan, jika semua itu cukup untuk melahirkan penghancuran,maka apa yang disebut LEAK pasti tetap eksis. Memang dalam sebuah babad misalnya pernah terungkap sebuah Ajian yang dianugerahkan oleh Ida Peranda Sakti Wau Rawuh kepada sisya sisyanya (Murid/pengikutnya) terbukti sangat ampuh dan berhasil mengalahkan ilmu pengeleakan yang merajalela pada masa itu.Ajian pemunah Ilmu Pengelakan itu popular disebut Gni (Agni) Wairocana.Hanya sekejap saja setelah mantra ajian tersebut dirapal,balatentara pengeleakan berikut panglimanya musnah terbakar hancur lebur menjadi abu.Ajian macam apa sesungguhnya Agni Wairocana itu?</span></p>
<div style="text-align:center;" class="snap_preview"><span class="fullpost"><span style="font-weight:bold;">RAHASYA AJIAN AGNI WAIROCANA</span></span></div>
<p class="snap_preview"><span class="fullpost">Vajra Vairochani (ya) adalah nama lain dari Indrani (Shakti Dewa Indra) yang mengambil bentuk sebagai “tubuh” dari senjata Vajra (Halilintar) milik Dewa Indra. Vajra adalah halilintar; yakni api (agni) kosmik yang sangat dahsyat.Siapapun yang terkena pukulan Vajra ini akan dilumpukan egonya sehingga mengalami “pencerahan seketika”. Sama halnya dengan pengalaman yang menimpa Shri Hanuman,ideal dasyabhakti dalam epos Ramayana. Karena prilaku egoistik (ugig) semasa kecilnya, Putra Vayu yang gagah perkasa itu mendapat hukuman dari Dewa Indra,Penguasa Kahyangan.</span></p>
<p class="snap_preview">Indra melepaskan senjata vajra yang dahsyat itu dan mengenai dagu Hanuman .Hanuman kemudian jatuh dan pingsan (egonya dilumpuhkan). Setelah Hanuman siuman,ia mendapati dirinya telah “tercerahi”(mencapai keinsyafan diri). Untuk sampai kepada hakekat pencerahan itu, banyak usaha yang telah dilakukan Sang Hanuman. Hanuman pada masa itu sedang berguru di Suryaloka. Ini menunjukkan bahwa Ia seorang bhakta yang mendambakan penerangan jiwa (Surya=Pencerahan). Setelah menimba pelajaran di Surya Loka,dengan kekuatan yang diperolehnya Ia sempat menghancurkan kereta perang Dewa Indra.</p>
<p class="snap_preview">Ini menunjukkan bahwa Hanuman telah menundukkan “ kereta” yakni badan/tubuh tempat nafsu inderawi melampiaskan hasratnya. Bahkan Hanuman melumpuhkan Gajah Airavata,wahana utama Dewa Indra. Gajah adalah simbol buddhi (asas kebijaksanaan). Lagi lagi peristiwa ini menunjukkan bahwa Hanuman telah menguasai intelegensia, pusat segala pertimbangan untuk membedakan kebaikan dan keburukan (wiweka=buddhiyoga). Setelah penundukan kereta badan dan menguasai wiweka, Hanuman kemudian “menerima” pukulan Vajra Vairochana, the personification of instantaneous enlightment (perwujudan pencerahan seketika). Senjata ini cukup populer di Bali sebagai nama “ilmu” yakni Aghni Wairochana untuk mengalahkan leak sebagaimana tertulis dalam Babad Pasek.</p>
<p class="snap_preview">Bertolak dari uraian diatas, sangatlah logis kalau ilmu Agni atau Vajra Wairocana itu dikatakan sangat ampuh untuk memunahkan Leak. Karena Agni Wairocana adalah senjata kesadaran jiwa untuk melumpuhkan ego (pikiran) yang sedang dipenuhi kabut kegelapan hawa nafsu (kebencian,dendam,kemarahan,kesombongan,dsb). Energi yang dipancarkan oleh pikiran yang gelap adalah<b> emosi negatif</b> atau <b>hawa panas</b> yang dapat menghancurkan kehidupan. Hawa panas yang desruktif ini adalah cikal bakal aji pengleakan.Maka jika kabut kegelapan pikiran dan api hawa nafsu itu dilumpuhkan, tak ayal cikal bakal pengleakanpun sirna dari kehidupan manusia.Agni Wairocana adalah ajian penerang jiwa,cahaya kesadaran jiwa yang terbit dari penapakan jalan spiritual keinsyafan diri. Senjata ini hanya dikuasai oleh pribadi pribadi mulia sekaliber Danghyang Nirartha,Mpu Bharadah,Mpu Jiwaya,Mpu Bahula dan segelintir orang suci lainnya. Bagi mereka,kekuatan leak tidak kuasa menyentuhnya. Bagaimana dengan Anda?</p>
<p class="snap_preview">[<i>Sumber: Biodata pembuat artikel ada pada web administrator</i>]</p>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suryachandra.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suryachandra.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suryachandra.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suryachandra.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suryachandra.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suryachandra.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suryachandra.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suryachandra.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suryachandra.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suryachandra.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suryachandra.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suryachandra.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suryachandra.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suryachandra.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suryachandra.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suryachandra.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=14&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/sekilas-tentang-leak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6dfff959b05e3ddc809b2d1a8615c4e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suryachandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lingga Yoni</title>
		<link>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/lingga-yoni/</link>
		<comments>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/lingga-yoni/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 07:53:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suryachandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryachandra.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[[Lingga Yoni] Arti Lingga Yoni Inilah lingga yoni sebagai simbul dari kesejahtraan dalam spiritual disebutkan Lingga Yoni mampu memberikan kesejahtraan umat manusia dalam kesucian yang artinya sejahtra dan kaya akan spiritual Lingga Yoni inilah yang ada di sanggar Surya Chandra, Desa Buruan, Penebel Tabanan, Bali Berbagai Cerita tentang Lingga Yoni Salah satu peninggalan tersebut adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=10&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://suryachandra.files.wordpress.com/2008/04/kadek11.jpg?w=477" alt="kadek11.jpg" /></p>
<p>[<i>Lingga Yoni</i>]</p>
<p><b>Arti Lingga Yoni </b></p>
<p>Inilah lingga yoni sebagai simbul dari kesejahtraan dalam spiritual disebutkan Lingga Yoni mampu memberikan kesejahtraan umat manusia dalam kesucian yang artinya sejahtra dan kaya akan spiritual Lingga Yoni inilah yang ada di sanggar Surya Chandra, Desa Buruan, Penebel Tabanan, Bali</p>
<p><b>Berbagai Cerita tentang Lingga Yoni</b></p>
<p><font face="Arial" size="2">             <img src="http://www.sinarharapan.co.id/feature/wisata/2003/0911/wisata03.jpg" align="right" border="0" height="125" width="200" /></font></p>
<p><font face="Arial" size="2">Salah satu              peninggalan tersebut adalah Lingga Yoni yang hingga saat ini masih              dikeramatkan keberadaannya. Kata Lingga berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ”tanda              padanan phallus atau kelamin laki-laki”. Di dalam buku Iconographic              dictionary of the India religion Hinduism &#8211; Buddhism &#8211; Jainism              diuraikan bahwa Lingga (linggam) antara lain berarti simbol atau              lambang jenis kelamin laki-laki. Di India Selatan dan Tengah pemujaan terhadap Lingga sangat populer              keberadaannya. Malah ada satu sekte khusus di sana yang memuja              Lingga. Mereka menamakan dirinya sekte Linggayat. Ciri-ciri khusus              dari para penganut sekte ini adalah mereka memakai kalung dengan              hiasan beberapa buah Lingga. Sama seperti halnya dengan orang-orang              Nasrani yang memakai kalung dengan tanda salibnya.<br />
</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">             Lingga menurut paham Hindu disebut sebagai lambang kesuburan yang              diperlihatkan oleh peradaban manusia di lembah Indus. Kepercayaan              ini sempat dilarang oleh bangsa Indo Arya, tetapi tidak lama timbul              kembali dan mulai dihubungkan dengan Dewa Siwa. Lingga kemudian              dapat juga berarti sebagai perwujudan Dewa Siwa dalam bentuk sebuah              phallus.<br />
Biasanya Lingga di tempatkan di atas sebuah vulva (yoni). Yoni di              sini berarti simbol alat kelamin wanita, sebagai simbol dari unsur              wanita. Yoni dalam bentuk cincin batu banyak ditemukan pada              peradaban di lembah Indus. Yoni juga dipuja oleh sebuah sekte yang              bernama sekte Sakta. Yoni dianggap sebagai unsur sakti dan              seringkali disatukan di dalam susunan Lingga. Lingga tidak saja banyak ditemukan di India. Tetapi banyak juga              terdapat di daerah Khmer (Myanmar, Kamboja, Vietnam). Raja di sana              pada waktu itu yang bernama Mahendrawarman sempat meninggalkan              beberapa prasasti yang isinya untuk memperingati pendirian beberapa              Lingga dengan beberapa sebutan (di antaranya adalah Sambhu,              Triyambhaka dan Tibhuwanecwara). Dalam berbagai prasasti tersebut              ada beberapa petunjuk, bahwa mendirikan Lingga erat kaitannya dengan              telah ditaklukkannya suatu daerah tertentu.<br />
</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">             Sedangkan di Indonesia, Lingga tertua yang pernah diketahui berasal              dari prasasti Canggal, yang berasal dari halaman percandian di atas              gunung Wukir di Kecamatan Sleman. Dari prasasti yang ditulis tahun              732 M tersebut diketahui bahwa Raja Sanjaya yang beragama Siwa telah              mendirikan sebuah Lingga di atas bukit, dan dimungkinkan bangunan              Lingga tersebut ialah candi yang hingga masih ada sisa-sisanya di              atas gunung Wukir.<br />
</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">             Di Bali sendiri, keberadaan Lingga Yoni sangat banyak ditemukan. Ini              memberikan petunjuk bahwa pada masa lampau di Bali pernah ada sebuah              sekte bernama Pasupati sebagai salah satu aliran dalam agama Hindu.<br />
Lingga Yoni yang ditemukan di Pura Puseh Babahan, Bali ada tiga              jenis bentuknya. Yaitu dua Lingga dalam satu lapik yang kadang              disebut Lingga yang mandiri dan sebuah Lingga Yoni.<br />
</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">             Lingga Yoni juga dipercaya sebagai sumber dari kesuburan. Penganut              kepercayaan tersebut kadang menyiramkan air pada Lingga dan kemudian              air yang mengalir melalui yoni ditampung dan selanjutnya disiramkan              pada tanaman padi atau tanaman lainnya.<br />
</font></p>
<p><font face="Arial" size="2">             Di samping hal tersebut, penemuan Lingga Yoni tersebut menunjukkan              bahwa di desa Babahan, Penebel merupakan sebuah desa kuno. Temuan              tersebut juga menunjukkan bahwa situs kuno tersebut merupakan              peninggalan arkeologis dari masa prasejarah (masa perundagian) dan              masih berlanjut hingga masa klasik dan bahkan masih berlangsung              hingga sekarang</font></p>
<pre>[<i>Reporter: gede suryawan</i>]</pre>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suryachandra.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suryachandra.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suryachandra.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suryachandra.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suryachandra.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suryachandra.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suryachandra.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suryachandra.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suryachandra.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suryachandra.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suryachandra.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suryachandra.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suryachandra.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suryachandra.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suryachandra.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suryachandra.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=10&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/lingga-yoni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6dfff959b05e3ddc809b2d1a8615c4e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suryachandra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suryachandra.files.wordpress.com/2008/04/kadek11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kadek11.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.sinarharapan.co.id/feature/wisata/2003/0911/wisata03.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Bersama Made Arthajaya</title>
		<link>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/belajar-bersama-made-arthajaya/</link>
		<comments>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/belajar-bersama-made-arthajaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 07:40:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suryachandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[meditation]]></category>
		<category><![CDATA[surya chandra]]></category>
		<category><![CDATA[tirtayatra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suryachandra.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[[ Murid-Murid belajar bersama] Secara rutin Bapak Made Artha Jaja mengajarkan kundalini bersama murid-muridnya di sanggar Spiritual Surya Charda desa Buruan, Penebel-Tabanan. Ratusan murid-murid dengan tekun mempelajari spiritual kundalini.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=8&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://suryachandra.files.wordpress.com/2008/04/kadek-004.jpg?w=477" alt="kadek-004.jpg" /></p>
<p>[ <em>Murid-Murid belajar bersama</em>]</p>
<p>Secara rutin Bapak Made Artha Jaja mengajarkan kundalini bersama murid-muridnya di sanggar Spiritual Surya Charda desa Buruan, Penebel-Tabanan.  Ratusan murid-murid dengan tekun mempelajari spiritual kundalini.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suryachandra.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suryachandra.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suryachandra.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suryachandra.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suryachandra.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suryachandra.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suryachandra.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suryachandra.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suryachandra.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suryachandra.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suryachandra.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suryachandra.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suryachandra.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suryachandra.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suryachandra.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suryachandra.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suryachandra.wordpress.com&amp;blog=3362969&amp;post=8&amp;subd=suryachandra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suryachandra.wordpress.com/2008/04/03/belajar-bersama-made-arthajaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6dfff959b05e3ddc809b2d1a8615c4e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suryachandra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suryachandra.files.wordpress.com/2008/04/kadek-004.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kadek-004.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
