|
KIAT HIDUP SEHAT DENGAN BERPIKIR POSITIF |
|
Oleh: Dr. Yuda Turana, Sp |
|
Kita sudah ketahui bahwa begitu besar pikiran terhadap fisik kita . Dalam dunia medis hal ini disebut sebagai psikoneuroimunologi. Sebagai contoh : saat kita melihat sesuatu yang menjijikkan mungkin kita akan merasa mual dan muntah, hal ini bukan berarti mual dan muntah karena lambung yang sakit, namun karena pikiran negatif kita mempengaruhi lambung sehingga timbul rasa mual dan muntah. Begitu juga saat kita melihat sesuatu yang menakutkan mungkin jantung kita akan berdebar-debar atau mungkin juga sampai pingsan, hal ini juga bukan karena fungsi jantung yang tidak normal, namun lebih pada pikiran negatif kita yang mempengaruhi fungsi jantung. Saya mau bilang di sini bahwa begitu besar pikiran negatif mempengaruhi fungsi organ kita, Nah begitu juga dengan pikiran positif akan membantu jantung dan lambung anda untuk lebih rileks Dalam kehidupan kita pasti kita pernah marah. Saat marah jantung akan berdetak lebih cepat dan adanya perubahan metavbolisme di tubuh. Amarah merupakan pikiran negatif utama yang dapat menyebabkan kematian, tak heran serangan jantung atau stroke terjadi saat seseorang sedang marah. Contoh kasus berikut dapat menggambarkan situasi kemarahan tersebut : Beberapa waktu yang lampau , kata pria itu,tubrukan ringan di salah satu sisi mobilnya menjurus pada pengalaman yang sia sia dan mengecewakan. Setelah menempuh birokrasi asuransi yang tdk kunjung usai dan proses reparasi yang malah merusak mobilnya, ia malah jadi berhutang banyak. Itupun bukan kesalahannya. Begitu jengkelnya ia, sehingga setiap kali ia naik mobil itu merasa muak. Akhirnya karena frustasi ia menjual mobil itu. Bertahun-tahun kemudian, kenangan itu masih membuat pria itu pucat saking marahnya. Hal ini merupakan bagian sesi wawancara pada penelitian terhadap orang-orang yang pernah mengalami serangan jantung, dan saat menceritakan hal ini terjadi penurunan pemompaan jantung sebesar 5- 7 % ( bisa dibayangkan saat kejadian tubrukan penurunan pemompaan jantung pasti lebih besar dari itu !). penelitian SUMS pada 1012 pria dan wanita yang dilakukan pemantauan selama 8 tahun menunjukkan pria yang paling agresif dan paling suka bermusuhan mempunyai risiko tinggi serangan jantung ke 2. Penelitian lain pada 929 pria dengan pemantauan selama 10 tahun menunjukkan sifaf pemarah 3 kali risiko serangan jantung , menjadi 5 kali bila kholesterol tinggi. Apakah amarah diungkapkan atau tidak, adalah hal yang tidak penting dibandingkan dengan apakah amarah itu kronis atau tidak. Sebagai penutup : |
|
|
Artikel oleh Dr Yuda Taruna,Sp
April 4, 2008 pada 6:24 am (Artikel)
Tags: pengobatan alternatif